Kisah Inspiratif di Balik Buku Wangsit: Dari Kaskus ke Seluruh Indonesia

·

·

Halo, Wangsit Lovers! Kalian pernah denger nama “Om Jero”? Buat yang dulu suka nongkrong di forum Kaskus, nama ini mungkin udah nggak asing lagi. Tapi buat kalian yang baru kenal, yuk simak kisah seru tentang sosok di balik Buku Wangsit—buku legendaris yang udah nemenin ribuan pelajar lolos masuk PTN!

Ceritanya dimulai tahun 2007, saat Kaskus lagi booming banget. Di sana, Om Jero (dulu pakai username jeroanayam) aktif ngasih tips dan strategi buat tembus perguruan tinggi negeri. Saking banyaknya pelajar yang terbantu, dia bahkan sempat dijuluki Education Enthusiast oleh Kaskus dari 2009 sampai 2011.

Awalnya semua dibagikan gratis: mulai dari tips, trik, sampai e-book. Tapi karena banyak yang minta versi cetaknya, akhirnya semua strategi itu dibukukan. Tahun 2012 jadi awal mula lahirnya Buku Wangsit, dan mulai dijual secara luas setahun setelahnya.

Uniknya, nama “Wangsit” sebenarnya awalnya cuma istilah iseng yang dipakai di dalam buku. Tapi karena banyak yang suka dan merasa dapet ilham beneran dari isi bukunya, akhirnya nama itu dipakai resmi sejak 2013—dan lahirlah Wangsit Education sebagai penerbitnya.

Buku ini bukan cuma populer di Indonesia, lho. Ada juga yang order dari Malaysia, Jepang, sampai Timur Tengah! Biasanya mereka adalah pelajar yang pengin kuliah di Indonesia.

Kenapa sih Om Jero bikin buku ini? Ternyata, semua berawal dari pengalaman pribadinya. Dulu dia sekolah di swasta biasa yang katanya mustahil bisa masuk PTN favorit. Tapi dia nggak menyerah. Dia bikin strategi sendiri supaya bisa tembus ITB—dan ternyata berhasil!

Dari situ dia sadar, “Kalau gue aja bisa, berarti anak-anak lain juga bisa asal tahu caranya.” Nah, Buku Wangsit lahir sebagai solusi biar semua siswa bisa dapet kesempatan yang sama.

Gak berhenti di situ. Tahun 2016, Wangsit Education mulai support kegiatan edukatif kayak Try Out, University Day Out (UDO), dan Pesta Sains. Tahun 2017 ke atas, Om Jero juga mulai sering jadi pembicara motivasi di berbagai acara pendidikan. Bahkan, Wangsit Education pernah ngasih donasi buku gratis ke sekolah-sekolah non-favorit di Banten, totalnya sekitar 28 ribu buku!

Buat kalian yang ngerasa nggak mampu ikut bimbel mahal, tenang aja. Buku Wangsit emang dirancang buat kalian yang pengin belajar mandiri dengan harga terjangkau tapi tetap berkualitas. Tujuannya cuma satu: semua anak punya kesempatan kuliah di PTN, terlepas dari latar belakang ekonomi atau sekolah asal.

 

Pesan terakhir buat kalian yang lagi berjuang SNPMB:
“Lulus SNPMB itu nggak harus jenius. Yang penting tahu strategi. Fokus aja ke soal yang sering keluar dan sesuai kemampuan. Jangan ngerjain semua soal, kerjakan yang penting dan sesuai target jurusan.”

Yuk semangat, Wangsit Lovers!
Siapkan strategi, buka buku Wangsit kalian, dan buktikan bahwa kalian juga bisa tembus PTN impian!